Modul 1: Dua Cara Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris
by Fauzi
rangkumanut.my.id
TIPS: Rangkuman ini hanya sebagai pemahaman secara umum. Pastikan Anda juga membaca BMP (Buku Materi Pokok) versi cetak atau digital di Ruang Baca Virtual (RBV) untuk pemahaman lebih mendalam.
DILARANG: Memperjualbelikan seluruh konten atau latihan soal yang terdapat di portal ini. Pelanggaran akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Modul 1: Dua Cara Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris
Kegiatan Belajar 1: Bahasa Sehari-hari (Small Talk)
A. Hakikat Bahasa Informal
1. Definisi
Bahasa Informal: Bahasa yang digunakan dalam situasi santai, tidak resmi, dan biasanya dilakukan dengan orang yang sudah dikenal akrab (teman, keluarga, rekan kerja dekat).
Dalam bahasa Inggris, ini sering disebut sebagai Small Talk (basa-basi).
2. Karakteristik Bahasa Informal
Pilihan Kata: Menggunakan kata-kata sederhana, slang (bahasa gaul), dan idiom.
Singkatan (Contractions): Sering menggunakan singkatan seperti I'm, don't, won't, gonna, wanna.
Struktur Kalimat: Lebih pendek, kadang tidak lengkap secara tata bahasa (grammar), namun tetap dapat dimengerti.
Intonasi: Lebih ekspresif dan santai.
3. Fungsi Small Talk
Memecah kekakuan (breaking the ice).
Membangun hubungan sosial (rapport) sebelum masuk ke pembicaraan serius.
Menunjukkan keramahan dalam interaksi sosial.
4. Topik Umum dalam Small Talk
Beberapa topik aman yang sering digunakan untuk memulai percakapan informal:
Cuaca:"Nice day, isn't it?"
Hobi/Kesenangan:"Did you see the match last night?"
Pekerjaan/Aktivitas:"Busy day at the office?"
Berita Terkini: Mengambil topik yang sedang hangat diperbincangkan secara umum.
Kegiatan Belajar 2: Bahasa Formal (Formal Language)
A. Karakteristik Bahasa Formal
Berbeda dengan bahasa sehari-hari, bahasa formal digunakan dalam konteks profesional, akademik, atau bisnis resmi.
Ciri-ciri Utama:
Tanpa Singkatan: Hindari penggunaan don't (gunakan do not), it's (gunakan it is).
Kosakata Baku: Menggunakan kata-kata yang lebih spesifik dan teknis.
Struktur Kalimat: Kalimat cenderung lebih panjang, kompleks, dan menggunakan kalimat pasif (passive voice).
Objektivitas: Lebih fokus pada fakta dan pesan, bukan pada emosi personal.
B. Perbandingan Kosakata (Informal vs. Formal)
Berikut adalah beberapa contoh perubahan kata dari bahasa sehari-hari ke bahasa baku yang sering muncul dalam modul:
Bahasa Informal (Common)
Bahasa Formal (Formal/Business)
Ask for
Request
Get
Receive / Obtain
Show up
Arrive / Attend
Check
Verify
Give
Provide
Help
Assist
Sorry
Apologize
Tell
Inform
C. Konteks Penggunaan
Bahasa formal wajib digunakan dalam situasi berikut:
Korespondensi Bisnis: Email resmi kepada klien, surat lamaran kerja, atau laporan tahunan.
Rapat Resmi: Presentasi di depan direksi atau negosiasi kontrak.
Konteks Akademik: Penulisan esai, jurnal, atau skripsi.
Ringkasan Perbedaan Utama
Catatan Penting: Pemilihan antara bahasa formal dan informal sangat bergantung pada siapa lawan bicara kita dan di mana percakapan tersebut berlangsung. Menggunakan bahasa yang terlalu formal kepada teman akan terasa kaku, sedangkan menggunakan bahasa informal kepada atasan bisa dianggap kurang sopan.
Langkah selanjutnya yang bisa saya lakukan untuk Anda:
Apakah Anda ingin saya membuatkan daftar frasa kunci yang biasa digunakan untuk membuka dan menutup email formal dalam bahasa Inggris berdasarkan materi ini?