TIPS: Rangkuman ini hanya sebagai pemahaman secara umum. Pastikan Anda juga membaca BMP (Buku Materi Pokok) versi cetak atau digital di Ruang Baca Virtual (RBV) untuk pemahaman lebih mendalam.
DILARANG: Memperjualbelikan seluruh konten atau latihan soal yang terdapat di portal ini. Pelanggaran akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Modul 3: Menulis Email Informal dan Memo Bisnis
Kegiatan Belajar 1: Menulis Email Informal (Informal Emails)
A. Pengertian dan Fungsi Email
Email (Electronic Mail): Sarana kirim-mengirim pesan melalui jaringan internet.
Fungsi: Menghubungkan orang secara cepat, mengirim dokumen/file, serta digunakan untuk mendaftar di media sosial (Facebook, Twitter, dll).
Email Informal: Digunakan untuk berkomunikasi dengan teman, keluarga, atau rekan kerja yang sudah akrab. Bahasanya lebih santai dan langsung.
B. Struktur Email
Meskipun bersifat informal, email tetap memiliki komponen "Kepala" (Heading) yang standar:
To: Alamat email penerima.
From: Alamat email pengirim.
Date: Tanggal pengiriman.
Subject: Inti atau judul pesan (harus singkat dan jelas).
C. Ungkapan dalam Email Informal
Dalam menulis email informal, terdapat beberapa ungkapan yang sering digunakan:
Kalimat Sapaan:How are you?, Hope you’re doing well, Just a quick note to say...
Penutup (Closing):Take care, Best, Cheers, Talk soon.
Kegiatan Belajar 2: Menulis Memo Bisnis (Business Memos)
A. Pengertian Memo
Memo (Memorandum): Bentuk surat internal tanpa kepala surat (kop surat) yang digunakan di dalam lingkungan satu organisasi atau perusahaan.
Tujuan: Memberikan instruksi, meminta informasi, memberikan kabar baik, atau mengingatkan staf tentang kebijakan tertentu.
Perbedaan Utama: Berbeda dengan email yang bisa eksternal, memo hanya digunakan untuk komunikasi internal.
B. Format Memo Bisnis
Memo harus singkat, padat, dan langsung ke poin utamanya (concise and direct).
Struktur Header Memo:
MEMORANDUM (Ditulis di bagian paling atas tengah atau kiri).
TO: (Nama dan jabatan penerima).
FROM: (Nama dan jabatan pengirim).
DATE: (Tanggal penulisan).
SUBJECT: (Topik yang dibahas).
C. Isi dan Gaya Bahasa Memo
Direct Style: Langsung menyatakan maksud di paragraf pertama.
Professional Tone: Meski tidak sekaku surat resmi kepada klien, memo tetap harus sopan dan profesional.
No Signature: Biasanya memo tidak memerlukan tanda tangan resmi di bawah, namun pengirim sering menambahkan inisial nama di samping baris "FROM".
D. Perbandingan: Email vs. Memo
Fitur
Email
Memo
Audiens
Internal & Eksternal
Hanya Internal
Format
Menggunakan sistem elektronik
Bisa cetak atau digital
Kop Surat
Tidak ada
Tidak ada
Kecepatan
Sangat cepat
Bergantung media distribusi
Subjek
Wajib ada
Wajib ada
Tips Penulisan: Dalam menulis subjek (Subject Line) baik di email maupun memo, pastikan informatif. Contoh buruk: "Meeting". Contoh baik: "Urgent: Marketing Strategy Meeting on Wednesday".
Langkah selanjutnya yang bisa saya lakukan untuk Anda:
Apakah Anda ingin saya memberikan contoh teks lengkap sebuah memo bisnis dan versi email informal-nya untuk membandingkan perbedaan gaya bahasanya secara praktis?