Modul 5: Surat Permintaan (Letter of Request) dan Surat Keluhan (Complaint Letter)
by Fauzi
rangkumanut.my.id
TIPS: Rangkuman ini hanya sebagai pemahaman secara umum. Pastikan Anda juga membaca BMP (Buku Materi Pokok) versi cetak atau digital di Ruang Baca Virtual (RBV) untuk pemahaman lebih mendalam.
DILARANG: Memperjualbelikan seluruh konten atau latihan soal yang terdapat di portal ini. Pelanggaran akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Modul 5: Surat Permintaan (Letter of Request) dan Surat Keluhan (Complaint Letter)
Kegiatan Belajar 1: Surat Permintaan (Letter of Request)
A. Hakikat Surat Permintaan
Definisi: Surat yang dibuat untuk meminta informasi, dokumen, produk, atau bantuan tertentu dari pihak lain.
Prinsip Utama: Langsung pada intinya (direct), sopan, dan memberikan detail yang cukup agar penerima tahu persis apa yang harus dilakukan.
B. Struktur dan Ungkapan Umum
Berbeda dengan surat bisnis bahasa Indonesia yang kadang berbasa-basi di awal, surat permintaan bahasa Inggris biasanya langsung menyatakan tujuan.
1. Pembukaan (Opening Statements):
I am writing to request... (Saya menulis untuk meminta...)
I would be grateful if you could send me... (Saya akan berterima kasih jika Anda bisa mengirimkan saya...)
We are interested in your [product/service] and would like to know...
2. Inti Permintaan (The Request):
Gunakan kata kerja bantu seperti Could atau Would untuk tingkat kesopanan yang lebih tinggi.
Contoh: "Could you please provide us with your latest catalog?"
3. Penutup (Closing Statements):
Thank you for your time and assistance.
I look forward to hearing from you soon.
Please let me know if you need any further information.
Kegiatan Belajar 2: Surat Keluhan (Complaint Letter)
A. Karakteristik Surat Keluhan
Surat ini ditulis ketika kita merasa tidak puas terhadap suatu produk, layanan, atau situasi. Menulis keluhan membutuhkan kombinasi antara fakta dan persuasi.
Nada Bahasa (Tone):
Formal: Digunakan untuk perusahaan besar atau instansi resmi.
Informal/Personal: Jika Anda sudah memiliki hubungan baik dengan pemilik usaha.
Tujuan: Mendapatkan solusi atau kompensasi (remedial action), bukan sekadar marah-marah.
B. Tahapan Menulis Keluhan yang Efektif
Sebutkan Masalahnya: Jelaskan apa yang salah secara spesifik (nomor pesanan, tanggal kejadian).
Jelaskan Dampaknya: Bagaimana masalah tersebut merugikan Anda (buang waktu, kerugian uang, atau ketidaknyamanan).
Minta Solusi: Beritahu mereka apa yang Anda inginkan (pengembalian uang, perbaikan, atau permintaan maaf).
Beri Tenggat Waktu (Opsional): Jika masalahnya mendesak, sebutkan kapan Anda mengharapkan jawaban.
C. Kosakata Penting dalam Keluhan
Ungkapan
Makna
Dissatisfaction
Ketidakpuasan
Inconsiderate
Tidak memikirkan orang lain / kurang perhatian
Remedial action
Tindakan perbaikan
To put up with
Menahan / bersabar terhadap (sesuatu yang buruk)
Pursue legal action
Mengambil langkah hukum
Contoh Alur Kalimat dalam Surat Keluhan
"I am writing to express my dissatisfaction with the construction noise... I am aware you are in a rush, but the choice to work all night is inconsiderate. I am expecting immediate remedial action to be taken."
Catatan: Dalam surat keluhan formal, hindari penggunaan kata-kata kasar. Gunakan kata-kata yang menunjukkan ketegasan seperti "shocked", "perturbed", atau "disappointed" untuk memberikan penekanan emosional yang tetap profesional.
Langkah selanjutnya yang bisa saya lakukan untuk Anda:
Apakah Anda ingin saya memberikan dua draft template (satu untuk Request Letter dan satu untuk Complaint Letter) yang bisa Anda modifikasi sesuai kebutuhan tugas atau pekerjaan Anda?