Kembali ke Modul
Bahasa Inggris

Modul 9: Ragam Cara Komunikasi Bisnis

Fauziby Fauzi

rangkumanut.my.id

TIPS: Rangkuman ini hanya sebagai pemahaman secara umum. Pastikan Anda juga membaca BMP (Buku Materi Pokok) versi cetak atau digital di Ruang Baca Virtual (RBV) untuk pemahaman lebih mendalam.

DILARANG: Memperjualbelikan seluruh konten atau latihan soal yang terdapat di portal ini. Pelanggaran akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Modul 9: Ragam Cara Komunikasi Bisnis

Kegiatan Belajar 1: Bertukar Ide dengan Orang Lain di Kantor (Negosiasi)

A. Memahami Negosiasi

1. Definisi

  • Negosiasi: Situasi yang melibatkan dua pihak dengan tujuan berbeda yang berdiskusi hingga mencapai kesepakatan.
  • Fungsi Utama: Mengeksplorasi kepentingan dan mendamaikan perbedaan.

2. Tipe-Tipe Negosiasi

  • Win-Win (Berdasarkan Kesepakatan): Kedua belah pihak bekerja sama untuk keuntungan bersama dan mengharapkan bisnis berulang.
  • Kesepakatan Terbaik Satu Sisi: Penjual hanya peduli pada keuntungan saat ini dan kurang peduli pada hubungan jangka panjang.
  • Win-Lose (Menang-Kalah): Masing-masing pihak menganggap pihak lain sebagai lawan dan berupaya memenangkan argumen atau konflik.

3. Tipe-Tipe Negosiator

Tipe NegosiatorKarakteristik
Keras (Warrior)Fokus memenangkan tuntutan, biasanya dalam negosiasi menang-kalah.
BerprinsipMencari manfaat bersama dan berfokus pada hasil yang adil.
Lunak (Creative)Mengutamakan persetujuan dan cenderung menerima apa yang ditawarkan.

B. Persiapan Negosiasi

Langkah-langkah penting sebelum memulai negosiasi:

  • Menetapkan Tujuan: Memprioritaskan target utama hingga batas minimum yang bisa diterima saat kompromi.
  • Mengumpulkan Informasi: Mengetahui kredibilitas, preferensi, dan agenda pihak lawan.
  • Analisis SWOT: Memahami kekuatan dan kelemahan posisi perusahaan sendiri dibanding pihak lawan.
  • Menyiapkan Konsesi: Membuat daftar hal-hal yang bisa dikorbankan atau syarat yang tidak bisa ditawar.
  • Dukungan Visual: Menyiapkan data statistik, fakta, gambar, atau tabel untuk meyakinkan pihak lain.

C. Langkah-Langkah Melakukan Negosiasi

  1. Membuat Pernyataan Pembuka: Menyambut rekan, menyatakan tujuan umum, dan menetapkan prioritas.
  2. Tawar-menawar & Konsesi: Inti negosiasi di mana pihak memberikan hal yang kurang penting bagi mereka namun berharga bagi lawan.
  3. Menerima & Mengonfirmasi: Menyatakan dengan jelas apa yang telah disepakati untuk menghindari keraguan.
  4. Meringkas & Tindakan Lanjutan: Merangkum poin penting dan merencanakan langkah setelah pertemuan (seperti membuat kontrak).

Kegiatan Belajar 2: Membuat Kesimpulan dalam Pertemuan

A. Hakikat Kesimpulan (Inferensi)

  • Inferensi: Menebak atau membentuk opini berdasarkan informasi yang tersedia.
  • Pentingnya Menandai Akhir Pembicaraan:
  • Membangunkan Pendengar: Mengembalikan fokus audiens yang mungkin mulai lelah.
  • Mengatur Kembali Fokus: Membantu pembicara mengingat kembali poin utama sebelum waktu habis.
  • Klarifikasi Struktur: Memberikan kejelasan transisi antara isi utama dan penutup.

B. Bahasa untuk Menarik Kesimpulan

Terdapat perbedaan gaya bahasa antara komunikasi lisan (presentasi/rapat) dan tertulis (laporan/proposal):

KonteksUngkapan yang Digunakan
Spoken (Lisan)To sum up, All in all, So, In a nutshell, The bottom line is.
Written (Tertulis)In conclusion, Thus, Therefore, To conclude.

C. Struktur Mengakhiri Presentasi

  1. Mengakhiri Sesi: "That brings me to the end of my talk."
  2. Menyatakan Kesimpulan: "I'd like to end by emphasizing the main points..."
  3. Memberikan Rekomendasi: "What we need to do now is..." atau "I think we have to..."
  4. Berterima Kasih: "Thank you so much for your attention."
  5. Informasi Kontak: Menyediakan email atau nomor telepon untuk diskusi lebih lanjut.

D. Tips Kesimpulan yang Efektif

  • Singkat: Untuk presentasi 15 menit, kesimpulan sebaiknya kurang dari 2 menit (di bawah 10 kalimat).
  • Bahasa Sederhana: Gunakan bahasa yang meyakinkan namun mudah dimengerti agar audiens setuju.
  • Slide Akhir yang Menarik: Jangan menulis kalimat lengkap di slide akhir; gunakan frasa singkat agar audiens lebih fokus mendengarkan penjelasan Anda.

Kegiatan Belajar 3: Membaca Artikel dengan Metode SQ3R

A. Apa itu SQ3R?

SQ3R adalah strategi membaca efektif yang merupakan singkatan dari:

  1. Survey: Melihat judul, subjudul, gambar, dan rangkuman untuk mendapatkan gambaran umum.
  2. Question: Mengubah judul atau subjudul menjadi pertanyaan untuk menumbuhkan rasa ingin tahu.
  3. Read: Membaca untuk mencari jawaban. Gunakan teknik Skimming (mencari gagasan utama) atau Scanning (mencari informasi spesifik).
  4. Recite: Menceritakan kembali isi teks dengan bahasa sendiri untuk mengukur pemahaman.
  5. Review: Mengecek kembali apakah jawaban yang ditemukan sudah sesuai dengan informasi dalam teks.

B. Konteks dalam Memaknai Kata

Makna kata dalam bahasa Inggris sangat bergantung pada konteksnya. Contoh kata "Diving":

  • Dalam konteks olahraga air: Berarti menyelam di laut.
  • Dalam konteks sepak bola: Berarti perbuatan curang (pura-pura jatuh).