TIPS: Rangkuman ini hanya sebagai pemahaman secara umum. Pastikan Anda juga membaca BMP (Buku Materi Pokok) versi cetak atau digital di Ruang Baca Virtual (RBV) untuk pemahaman lebih mendalam.
DILARANG: Memperjualbelikan seluruh konten atau latihan soal yang terdapat di portal ini. Pelanggaran akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Model Data dan Entity Relationship Diagram (ERD)
Kegiatan Belajar 1: Model Database dan Model Data
A. Pengertian Model Data
1. Definisi Model Data
Model data: sekumpulan konsep yang terintegrasi untuk mendiskripsikan data, hubungan antar data, dan batasan-batasannya dalam suatu organisasi.
Tujuan: merepresentasikan organisasi serta menyediakan konsep dasar dan notasi agar perancang basis data dan pemakai dapat mengkomunikasikan pemahaman tentang data.
2. Pengelompokan Model Data
Object Based Data Model: berbasis objek — meliputi Entity Relationship Model, Binary Model, Semantic Model.
Record Based Data Model: berbasis record — meliputi Hierarchical Model, Network Model, Relational Model.
Physical Based Data Model: berbasis fisik penyimpanan — meliputi Unifying Model, Frame Memory.
B. Object Based Data Model
1. Entity Relationship Model (ERM)
ERM: model konseptual tingkat tinggi yang dikembangkan berdasarkan objek, digunakan untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data secara logis.
Dasar persepsi: dunia nyata terdiri atas objek-objek dasar yang mempunyai hubungan antar satu sama lain.
Digambarkan dalam ERD (Entity Relationship Diagram): menggunakan simbol-simbol grafis tertentu.
2. Binary Model
Binary Model: model data yang merepresentasikan data dan hubungan dalam bentuk pasangan atribut.
3. Semantic Model
Semantic Model: model data yang memperkaya representasi dengan makna (semantik) dari data.
C. Record Based Data Model
1. Hierarchical Model (Model Hirarki)
Struktur: data disusun dalam bentuk pohon (tree) dengan satu parent bisa memiliki banyak child, tetapi setiap child hanya punya satu parent.
Penggunaan: cocok untuk data yang memiliki hubungan tingkat atas-bawah secara natural.
2. Network Model (Model Jaringan)
Struktur: mirip model hierarki, tetapi satu anak bisa mempunyai lebih dari satu orang tua.
Komponen: data direpresentasikan dengan sekumpulan record, hubungan direpresentasikan oleh link (dipandang sebagai pointer).
Istilah: orang tua disebut pemilik (owner), anak disebut anggota (member).
Perbedaan dengan hierarki: model jaringan menyusun record dalam bentuk graph.
3. Relational Model (Model Relasional)
Struktur: data disimpan dalam tabel-tabel (relasi) yang saling berhubungan.
Tingkatan data: Karakter → Field → Record → Tabel → Database.
D. Physical Based Data Model
1. Unifying Model
Fungsi: menggabungkan memori dan suatu transaksi basis data dalam kesatuan model.
2. Frame Memory
Fungsi: virtual view dari tempat penyimpanan yang digunakan untuk mendukung record basis data.
Kegiatan Belajar 2: Relational Database Model dan Entity Relationship Diagram
A. Komponen ERD
1. Entitas (Entity) dan Himpunan Entitas
Entitas: objek-objek dasar yang terkait di dalam sistem (orang, benda, hal lain) yang keterangannya perlu disimpan dalam basis data.
Himpunan Entitas (Entity Sets): sekelompok entitas sejenis dalam lingkup yang sama; entitas menunjuk pada individu, himpunan entitas menunjuk pada rumpun (family).
Aturan gambar: simbol empat persegi panjang, nama berupa kata benda tunggal, mudah dipahami.
2. Atribut (Attribute)
Atribut: keterangan yang terkait pada entitas yang perlu disimpan dalam basis data; disebut juga properti.
Simple Attribute: atribut atomik yang tidak dapat dipilah lagi (contoh: Nama_peg).
Composite Attribute: atribut yang dapat dipecah menjadi atribut lain (contoh: Alamat → Nama_jalan, Nama_kota, Kode_pos).
Single Value Attribute: atribut bernilai tunggal (contoh: NIM, Nama_mhs).
Multi Value Attribute: atribut bernilai lebih dari satu (contoh: Hobbi).