TIPS: Rangkuman ini hanya sebagai pemahaman secara umum. Pastikan Anda juga membaca BMP (Buku Materi Pokok) versi cetak atau digital di Ruang Baca Virtual (RBV) untuk pemahaman lebih mendalam.
DILARANG: Memperjualbelikan seluruh konten atau latihan soal yang terdapat di portal ini. Pelanggaran akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Pengembangan Aplikasi Sistem Basis Data
Kegiatan Belajar 1: Dasar-Dasar Organisasi Berkas dan Pengembangan Aplikasi Sistem Basis Data
DBMS (Database Management System) merupakan perangkat lunak pengelolaan basis data. Cara kerja DBMS dipengaruhi oleh metode penyimpanan dan metode akses terhadap berkas.
A. Database dan DBMS
1. Proses Akses Record pada DBMS
Langkah 1-3: Program memanggil DBMS, DBMS memperoleh subschema dan mencocokkan deskripsi data, memperoleh schema.
Langkah 4-6: DBMS menentukan record, memberi instruksi ke OS, OS berinteraksi dengan media penyimpan.
Langkah 7-11: Data ditransfer ke buffer, dibandingkan schema, ditransfer ke area kerja aplikasi, DBMS menyampaikan status.
2. Kriteria DBMS
Physical/Logical data independence: Perubahan struktur fisik/logis tidak mempengaruhi program.
Akses dan pencarian cepat, standarisasi data, integrity control, fast recovery.
3. Kapan DBMS Diperlukan
Komputasi berat: Aplikasi dengan proses panjang dan berat.
Data terdistribusi: Data tersebar di berbagai komputer.
Respons ketat: Waktu respons dibatasi sangat ketat.
B. Organisasi Berkas
1. Kebutuhan dan Tujuan
Tujuan: Metode penanganan data besar, pengolahan cepat, penyimpanan efisien.
Kebutuhan: Multi-user, data berkelanjutan pada media sekunder, akses mudah dan cepat.
2. Karakteristik dan Klasifikasi Berkas
Karakteristik umum: Sifat tetap, shareability. Khusus: dapat diciptakan/dihapus, nama unik, parameter perangkat.