TIPS: Rangkuman ini hanya sebagai pemahaman secara umum. Pastikan Anda juga membaca BMP (Buku Materi Pokok) versi cetak atau digital di Ruang Baca Virtual (RBV) untuk pemahaman lebih mendalam.
DILARANG: Memperjualbelikan seluruh konten atau latihan soal yang terdapat di portal ini. Pelanggaran akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
1. Data Kualitatif (Kategorik) Data kualitatif adalah data yang hanya diklasifikasikan menurut kategori, bukan ukuran numerik. Contohnya: warna kulit (putih, kuning, cokelat, hitam), jenis kelamin (laki-laki, perempuan), jenis darah (A, B, AB, O).
2. Data Kuantitatif (Numerik) Data kuantitatif diperoleh dari pengukuran dengan skala numerik dan terdiri dari dua jenis:
1. Data Kategorik Data kategorik disusun dalam tabel frekuensi yang menunjukkan banyak individu dalam setiap kategori. Pemahaman diperkuat dengan menghitung frekuensi relatif:
2. Data Diskrit Data diskrit diringkaskan dalam tabel frekuensi dengan mendaftar nilai-nilai berbeda beserta frekuensi dan frekuensi relatifnya. Penyajian grafik:
3. Data Kontinu Untuk data kontinu, penyajian menyesuaikan banyak observasi:
Diagram titik: digunakan untuk data sedikit (kurang dari 20–25 observasi). Setiap pengukuran digambarkan sebagai titik pada garis berskala.
Distribusi frekuensi interval: data dikelompokkan ke dalam kelas-kelas interval untuk data yang lebih besar. Langkah-langkah penyusunan:
4. Histogram Histogram menyajikan distribusi frekuensi secara grafik. Pada tiap interval kelas digambar persegi panjang tegak lurus sumbu mendatar. Tinggi persegi panjang:
Jika semua interval mempunyai lebar sama, tinggi persegi panjang proporsional terhadap frekuensi relatif.
5. Diagram Batang dan Daun (Stem-and-Leaf) Diagram batang dan daun merupakan cara penyajian efisien yang lebih informatif dari histogram karena nilai data asli tetap terpelihara. Caranya: pisahkan observasi menurut angka pokok (batang) dan angka kedua (daun), lalu susun daun berurut dari kecil ke besar pada tiap baris.
1. Mean Sampel () Mean adalah jumlah seluruh pengukuran dibagi banyak pengukuran:
Mean menunjukkan pusat himpunan data — titik keseimbangan (titik berat) jika data digambarkan sebagai bola-bola pada batang mendatar.
2. Median Median adalah nilai tengah setelah data diurutkan dari terkecil ke terbesar. Secara kasar, median membagi data menjadi dua bagian yang sama besar (50% di bawah, 50% di atas).
Median tidak terpengaruh oleh nilai ekstrem (outlier), menjadikannya lebih bermakna untuk distribusi yang sangat tidak simetrik.
3. Kuartil dan Persentil Kuartil memperluas konsep median dengan membagi data menjadi empat bagian:
Kuartil pertama () = persentil ke-25
Kuartil kedua () = persentil ke-50 = median
Kuartil ketiga () = persentil ke-75
Persentil ke-: nilai sedemikian sehingga paling sedikit observasi nilai ini dan paling sedikit observasi nilai ini.
1. Variansi Sampel () Variansi mengukur rata-rata deviasi kuadrat terhadap mean:
Rumus alternatif (lebih efisien untuk hitungan):
2. Deviasi Standar Sampel () Deviasi standar adalah akar kuadrat variansi, sehingga satuannya sama dengan satuan data:
Semakin besar pemencaran data, semakin besar nilai .
1. Rentang Sampel
Rentang mudah dihitung tetapi sangat sensitif terhadap nilai ekstrem dan tidak memberikan informasi tentang sebaran data di antara kedua ujung.
2. Rentang Antarkuartil (IQR)
Rentang antarkuartil menunjukkan interval yang memuat 50% observasi tengah dan tidak terganggu oleh nilai-nilai yang sangat besar atau sangat kecil.
3. Diagram Kotak (Box Plot) Diagram kotak menggambarkan ringkasan data berdasarkan kuartil. Kotak dari ke menunjukkan 50% data tengah, dengan garis di dalam kotak menunjukkan median. Garis dari ke nilai minimum dan dari ke nilai maksimum menunjukkan rentang data penuh. Diagram ini sangat efektif untuk membandingkan beberapa sampel secara visual.
4. Skala (Skor Standar) Skala mengukur posisi titik data relatif terhadap mean dalam satuan deviasi standar:
Mengubah data dari dua sumber berbeda ke skala memungkinkan perbandingan yang bermakna meskipun satuan atau skala aslinya berbeda.