TIPS: Rangkuman ini hanya sebagai pemahaman secara umum. Pastikan Anda juga membaca BMP (Buku Materi Pokok) versi cetak atau digital di Ruang Baca Virtual (RBV) untuk pemahaman lebih mendalam.
DILARANG: Memperjualbelikan seluruh konten atau latihan soal yang terdapat di portal ini. Pelanggaran akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Inferensi Sampel Kecil dari Populasi Normal
Kegiatan Belajar 1: Inferensi Mean suatu Populasi dengan Sampel Kecil
A. Penaksiran Mean Populasi
1. Distribusi Student's t
Ketika ukuran sampel kecil (n<30), teorema limit pusat tidak berlaku sehingga bentuk distribusi populasi sangat menentukan prosedur inferensi. Jika σ tidak diketahui, penggantian dengan deviasi standar sampel s menghasilkan variabel yang bukan lagi normal standar:
t=s/nXˉ−μ
Distribusi Student's t: distribusi yang simetrik terhadap 0 tetapi memiliki ekor lebih panjang dibanding N(0;1), pertama kali dipelajari oleh W.S. Gosset (1908) dengan nama samaran "Student"
Derajat bebas (db):n−1, karena setiap ukuran sampel berbeda menghasilkan distribusi t yang berbeda
Sifat: ketika derajat bebas bertambah besar, distribusi t mendekati distribusi N(0;1)
Titik persentase tα: titik yang membatasi luasan α di atas distribusi t, dibaca dari tabel distribusi t berdasarkan db dan α
Contoh: untuk db = 5, titik 0,10 atas adalah t0,10=1,476 dan titik 0,10 bawah adalah −1,476.
2. Interval Kepercayaan untuk μ (Sampel Kecil)
Interval kepercayaan 100(1−α)% untuk mean populasi normal diberikan oleh:
Xˉ−tα/2⋅ns<μ<Xˉ+tα/2⋅ns
tα/2: titik α/2 atas distribusi t dengan derajat bebas (n−1)
Arti interval: jika pengambilan sampel diulang-ulang, sekitar 100(1−α)% dari interval akan memuat μ yang sebenarnya
Panjang interval:2⋅tα/2⋅s/n, berubah-ubah dari sampel ke sampel karena bergantung pada s
Catatan penting: validitas interval sangat bergantung pada asumsi bahwa populasi berdistribusi normal
Contoh: untuk n=15, Xˉ=39,3, s=2,6, interval kepercayaan 90% adalah 39,3±1,761⋅152,6=(38,12;40,48) dengan t0,05=1,761 pada db = 14.
B. Uji Hipotesis untuk μ
1. Uji-t (Uji Student's t)
Untuk menguji hipotesis tentang mean populasi normal dengan sampel kecil, statistik penguji adalah:
t=s/nXˉ−μ0dengan db=n−1
Hipotesis alternatif satu-sisi kananH1:μ>μ0: tolak H0 jika t>tα
Hipotesis alternatif satu-sisi kiriH1:μ<μ0: tolak H0 jika t<−tα
Hipotesis alternatif dua-sisiH1:μ=μ0: tolak H0 jika ∣t∣>tα/2
Nilai-P: karena tabel distribusi t hanya memberikan titik persentase tertentu, nilai-P dapat diperkirakan secara kasar atau dihitung eksak dengan program komputer
Contoh: data 10 pengukuran bakteria menghasilkan Xˉ=194,8 dan s=13,14. Uji H0:μ≥200 vs H1:μ<200 dengan α=0,01: t=13,14/10194,8−200=−1,25. Karena −1,25>−2,821, H0 tidak ditolak.
Kegiatan Belajar 2: Inferensi yang Lain
A. Hubungan antara Uji Hipotesis dan Interval Kepercayaan
1. Keterpaduan Dua Konsep
Daerah penerimaan uji dua-sisi pada tingkat signifikansi α untuk H0:μ=μ0 adalah:
Xˉ−tα/2⋅ns<μ0<Xˉ+tα/2⋅ns
Hubungan kunci:H0:μ=μ0 akan diterima (tidak ditolak) pada tingkat αjika dan hanya jikaμ0 terletak di dalam interval kepercayaan 100(1−α)%
Implikasi: interval kepercayaan sebenarnya menguji banyak hipotesis nol sekaligus, sehingga merupakan prosedur inferensi yang lebih komprehensif
Contoh: interval kepercayaan 95% untuk μ adalah (7,4;9,2), maka H0:μ=8,5 tidak ditolak pada α=0,05 karena 8,5 terletak di dalam interval
B. Inferensi Deviasi Standar
1. Distribusi Chi-Kuadrat (χ2)
Untuk melakukan inferensi tentang σ2, digunakan variansi sampel s2 dan distribusi sampling-nya:
χ2=σ2(n−1)s2dengan db=n−1
Distribusi χ2: tidak simetrik, mempunyai ekor panjang ke kanan, bentuknya bergantung pada derajat bebas
Titik α atas χα2: nilai yang membatasi luasan α di sebelah kanan
Titik α bawah: dibaca dari kolom 1−α pada tabel distribusi χ2
2. Interval Kepercayaan dan Uji Hipotesis untuk σ
Interval kepercayaan 100(1−α)% untuk σ2:
χα/22(n−1)s2<σ2<χ1−α/22(n−1)s2
Interval untuk σ diperoleh dengan mengambil akar kuadrat dari batas-batas interval tersebut.
Penaksir titik:s adalah penaksir titik terbaik untuk σ, tetapi titik tengah interval kepercayaan untuk σbukans
Uji hipotesis: statistik penguji χ2=σ02(n−1)s2 dengan db = n−1
Peringatan: prosedur inferensi untuk σ sangat sensitif terhadap penyimpangan dari normalitas — tidak teguh (tidak robust)
C. Keteguhan (Robustness) Prosedur Inferensi
1. Pertimbangan Praktis untuk Sampel Kecil
Cek normalitas: gunakan diagram titik atau grafik skor normal untuk mendeteksi observasi liar atau penyimpangan dari normal
Prosedur untuk μ (menggunakan t): cukup teguh (robust) — penyimpangan kecil dari normal tidak berakibat serius, terutama jika n≥15
Prosedur untuk σ (menggunakan χ2):tidak teguh — penyimpangan dari normalitas dapat berakibat serius meskipun sampel besar
Independensi observasi: asumsi paling kritis. Jika observasi dependen (misalnya pengukuran berulang pada subjek yang sama), semua prosedur inferensi dapat menjadi sangat salah
Transformasi data: jika distribusi populasi tidak normal, transformasi data mungkin membawa distribusi mendekati normal