Modul 9: Perbandingan Sistem Operasi Windows, Linux, dan Android
by Fauzi
rangkumanut.my.id
TIPS: Rangkuman ini hanya sebagai pemahaman secara umum. Pastikan Anda juga membaca BMP (Buku Materi Pokok) versi cetak atau digital di Ruang Baca Virtual (RBV) untuk pemahaman lebih mendalam.
DILARANG: Memperjualbelikan seluruh konten atau latihan soal yang terdapat di portal ini. Pelanggaran akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Modul 9: Perbandingan Sistem Operasi Windows, Linux, dan Android
Kegiatan Belajar 1: Manajemen Proses Windows, Linux, dan Android
A. Manajemen Proses Windows
Manajemen proses pada Windows 10 dilakukan melalui aplikasi Task Manager yang berfungsi memonitor performa, layanan (service), dan aplikasi startup.
Menu Utama Task Manager:
Processes: Daftar program (latar depan/belakang) dan penggunaan sumber daya (CPU, Memori, Disk, Network).
Performance: Grafik real-time statistik perangkat keras.
App History: Riwayat penggunaan sumber daya per aplikasi.
Start-up: Mengelola program yang berjalan otomatis saat booting.
Users: Daftar pengguna login dan sumber daya mereka.
Details: Informasi teknis (PID, status) dan fitur Analyze wait chain.
Services: Mengelola layanan Windows (start, stop, restart).
B. Manajemen Proses Linux
Setiap proses memiliki identitas unik PID (Process Identification Number).
Status Proses:Task running, interruptible, uninterruptible, stopped, dan zombie.
Tipe Proses:
Interactive: Dikontrol shell.
Batch: Eksekusi berurutan tanpa terminal.
Daemon: Berjalan di latar belakang sejak booting.
Perintah Manajemen Proses (Terminal):
top: Menampilkan proses real-time interaktif.
ps (process status):Snapshot proses saat ini (ps -e, ps -f, ps -u).
kill: Menghentikan proses menggunakan PID (kill -9 [PID]).
pkill / killall: Menghentikan proses berdasarkan nama.
C. Manajemen Proses Android
Berbasis kernel Linux, Android mengelola proses untuk efisiensi daya dan memori.
Daur Hidup Aplikasi: Secara default, komponen aplikasi berjalan dalam satu proses.
Hierarki Prioritas (Daur Hidup Proses):
Proses Latar Depan (Foreground): Interaksi langsung dengan pengguna (Prioritas Tertinggi).
Proses yang Terlihat (Visible): Memengaruhi tampilan layar (misal: di belakang dialog).
Proses Layanan (Service): Menjalankan Service latar belakang (misal: pemutar musik).
Proses Latar Belakang (Background):Activity tidak terlihat, disimpan dalam daftar LRU.
Proses Kosong (Empty): Hanya untuk caching (Prioritas Terendah).
Manajemen Aplikasi: Diakses via Settings > Apps untuk update, uninstall, atau mengatur izin (permissions).
Kegiatan Belajar 2: Manajemen Memori Windows, Linux, dan Android
A. Manajemen Memori Windows
Menggunakan memori virtual untuk ruang alamat pribadi yang besar.
Arsitektur:
32-bit (x86): 4 GB ruang alamat (2 GB User, 2 GB Kernel). Bisa diperluas dengan PAE.
64-bit (x64): Ruang alamat sangat besar (8 TB), efisien untuk RAM besar.
Komponen Kernel:Paged Pool (bisa ke disk), Non-paged Pool (selalu di RAM), dan System Cache.
Utilitas:
Task Manager & Resource Monitor: Analisis penggunaan memori real-time.
Disk Management: Mengelola partisi.
Virtual Memory Settings: Mengonfigurasi ukuran paging file.
B. Manajemen Memori Linux
Menggunakan memori virtual dengan pembagian zona memori (pada arsitektur x86):
ZONE_DMA: <16 MB (untuk hardware lama).
ZONE_NORMAL: 16-896 MB (alokasi normal).
ZONE_HIGHMEM: >896 MB.
Swap Space: Partisi/file khusus sebagai memori virtual di disk saat RAM penuh.
Utilitas (Terminal):
free: Info total/sisa memori dan swap.
cat /proc/meminfo: Laporan detail.
swappiness: Mengontrol agresivitas penggunaan swap.
C. Manajemen Memori Android
Menggunakan mekanisme kernel Linux (paging, memory-mapping) yang dioptimalkan.
Tanpa Swap: Umumnya Android tidak menggunakan partisi swap. Jika memori penuh, proses dengan prioritas rendah dimatikan.
Runtime:
ART (Android Runtime): Sejak Lollipop, menggunakan kompilasi Ahead-Of-Time (AOT) saat instalasi.
Dalvik (Lama): Menggunakan kompilasi JIT, file .dex diekstrak ke dalvik-cache.
Utilitas: Menu Storage di Settings dan fitur Cleaner bawaan.
Kegiatan Belajar 3: Manajemen File Windows, Linux, dan Android
A. Manajemen File Windows
Dikelola melalui File Explorer.
Struktur: Menggunakan Drive Letter (C:, D:), pemisah backslash (\), dan tidak case-sensitive.